This blog contains all of the things that I like to share including music, culture, experiences and my articles

Search This Blog

Tuesday, January 2, 2018

Komunitasnya Komiu : Earth Hour Palu

Earth Hour ( Bahasa Indonesia : Jam Bumi) adalah sebuah Kampanye global yang dilaksanakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) setiap minggu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. 


Kampanye Sampah Plastik Earth Hour Palu 2015 ( Foto : Instagram Earth Hour Palu )


Kampanye Penghematan Energi yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Saat itu, 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan. Setelah Sydney, beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada Earth Hour 2008 dan hal tersebut terlihat dari pemadaman Landmark di Amerika Serikat ( Golden Gate Bridge ) dan Italia ( Colosseum ). Kemudian di tahun selanjutnya pelaksanaan kampanye Earth Hour mulai berkembang di berbagai Negara, termasuk Indonesia.


Earth Hour Indonesia berawal di Jakarta pada tahun  2009. Pada tahun kedua, Earth Hour sudah menjangkau  setidaknya  empat kota besar lain di pulau Jawa seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya, kemudian berkembang di beberapa kota di Indonesia.  Hingga  saat  ini  sudah  tercatat  lebih  dari  30  kota  di  Indonesia  yang terlibat  dalam  Earth  Hour.


Kota Palu sendiri mulai bergabung dengan Earth Hour pada tahun 2014. Filemon, Dadie Heriyanto dan Annisa Ghazali merupakan orang-orang yang terlibat dalam pembentukan komunitas Earth Hour di Kota Ini. Switch Off Ceremony pada tahun pertama diadakan di Kawasan Anjungan Nusantara Palu. Pada  tahun 2014, Earth Hour Palu berhasil mengajak Pemerintah Kota setempat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kampanye Earth Hour dengan mematikan salah satu ikon wisata andalan kota Palu “Jembatan Palu IV” dan mengajak komunitas lain berpartisipasi.


Kampanye “ Switch Off ”Earth Hour di Kota Palu rutin dilaksanakan setiap tahun nya dan melibatkan banyak kalangan dengan tujuan yang sama yaitu untuk mendorong individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan yang saling berhubungan untuk menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan. Dimulai dengan langkah awal semudah mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai sebagai komitmen hemat energi untuk Bumi, dan juga merupakan momentum menampilkan kepada dunia tentang perilaku hemat energi yang sudah dilakukan.



No comments:

Post a Comment