This blog contains all of the things that I like to share including music, culture, experiences and my articles

Search This Blog

Monday, June 1, 2020

Budaya Pop Dalam Musik Jazz

Musik yang didengar saat ini –apapun genrenya, termasuk dalam kategori musik pop. Meskipun dalam praktik keseharian musik pop sendiri adalah salah satu genre yang banyak diadaptasi orang. 

Budaya pop tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia saat ini. Kini memancing banyak opini dan kritikan pada musik yang terpengaruh budaya pop. Lalu apa peranan The Beatles dalam budaya pop ini? 

Ketika manusia menginjakkan kaki di sekitar abad 20, maka saat itu pulalah manusia mulai mengeksploitasi berbagai hal bidang kehidupan. Termasuk pula musik di dalamnya. Musik klasik yang bisa dinikmati oleh segelintir orang dan terkesan sangat elit, tak lagi dipermasalahkan oleh orang kebanyakan. Rakyat kebanyakan mulai mengharmonisasikan nada-nada mereka sendiri dengan instrumen musik yang ada pada saat itu.



Di tahun 1920-an, musik klasik benar-benar berada di pinggir, musik populer yang ada di berbagai komunitas mulai mengambil posisinya. Lagu-lagu yang lahir dari musik populer ini jauh lebih mudah dicerna, didengar dan sangat menghibur.  

Transformasi besar-besaran ini berjalan dalam kesunyian namun sangat meluas. Cole Porter adalah nama yang boleh dikatakan bertanggung-jawab atas transformasi ini. Kelak Porter akan memuluskan jalan Broadway di New York dengan komposisi-komposisinya. Termasuk mempengaruhi George Gershwin dan Irving Berlin. 

Porter pernah mempelajari musik klasik dan mempergunakan teknik musik klasik dalam membuat komposisi populernya. Porter juga memberikan nuansa baru bagi ritme dan ketukan pada musik jazz. Ia pula yang memicu musisi-musisi Eropa untuk lebih mendalami tradisi musik Afro-Amerika. 

Interpretasi Porter bisa disimak dari penyanyi jazz, swing dan blues Afro-Amerika, seperti Ella Fitzgerald, Sarah Vaughn dan Billie Holiday. Porter berhasil menjembatani antara musik berkelas, dengan orang yang ingin menikmati musik dan lagu. 

Pada tahun itu, jazz merupakan musik kesukaan orang dan jantung dari musik populer. Porter berhasil meramu musik jazznya yang merupakan formulasi dari musik folk dengan musik Karibia. Folk dengan tiga ketukan bercampur dengan Karibia yang memiliki dua dan empat ketukan. Porter juga menggunakan kunci minor untuk menghadirkan kesan misterius dan eksotik di dalamnya.  

Musik jazz mau tidak mau harus diakui memiliki akar pada musisi-musisi berkulit hitam. Dari Louisiana dan New Orleans, musik jazz kemudian berkembang hingga melampaui batas negara mereka dan terimprovisasi oleh latar belakang budaya penikmat musiknya. 

Penikmatnya yang memiliki latar budaya seperti Spanyol, Perancis dan Afrika mulai mengutak-atik nada-nada di dalam jazz. Dari jazz melahirkan beberapa nama besar yang melegenda seperti Louis Armstrong, Duke Ellington dan Jelly Roll Morton yang semuanya berkulit hitam. 

Sedangkan musisi-musisi jazz berkulit putih terjun ke dalam musik ini kemudian lebih berlatar-belakang profit saja. George Gershwin, Bix Beiderbecke dan Paul Whiteman adalah sebagain dari musisi jazz putih yang memperkenalkan musik ini lebih luas dalam kalangan kulit putih.  

Dalam perkembangannya jazz kemudian menjadi lebih berwarna lagi dengan kejeniusan musisi di Chicago dan Illinois. Bahkan beberapa musisi kemudian lebih menajamkan lagi hingga melahirkan blues dan swing. 

Pada dasarnya musik populer ini menjadi bagian dari budaya pop, adalah karena mampu merengkuh banyak orang di depannya. Makanya kelak budaya pop terbelah menjadi mass culture dan high culture. Sebenarnya keduanya menjadi bagian budaya pop yang sangat meluas. Hanya saja lebih menunjuk pada strata sosial si penikmatnya. 

Pada masa modern saat ini, budaya pop makin dipertajam dengan kehadiran teknologi baru. Tentunya teknologi yang berhubungan dengan bunyi-bunyian serta pirantinya. Disamping itu dengan makin berkembangnya teknologi media massa –cetak dan elektronik, makin membuat budaya pop tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. 

No comments:

Post a Comment