Randa Kabilasa merupakan pemilihan Putra Puteri Pariwisata
kta palu yang dilaksanakan setiap tahun dibulan September yang bertepatan
dengan Hari Ulang Tahun Kota Palu yang jatuh pada tanggal 27 September. Tujuan
dari dibuatnya pemilihan ini adalah sebagai ikon memperkenalkan potensi wisata
kota Palu sebagai ibukota provinsi Sulawesi tengah. Pemilihan ini diikuti oleh
8 kecamatan sejak tahun 2012 ( sebelumnya 4 Kecamatan ) yaitu kecamatan
Tavaili, Palu Utara, Mantikulore, Palu Timur, Palu Selatan, Tatanga, Palu Barat
dan Ulujadi.
Randa berasal dari bahasa kaili yang berarti Wanita atau
perempuan dan Kabilasa yang berarti Laki-laki atau Pria yang sudah dewasa.
Penggunaan kata Randa kabilasa sebagai sebutan untuk Putra Putri Pariwisata
kota Palu didasari dari penggunaan bahasa suku Kaili Ledo sebagai salah satu
suku asli dan mayoritas yang mendiami lembah Palu.
Pemilihan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata kota
Palu yang dirangkaikan dengan Festival Pesona Palu Nomoni ( sebelumnya Festival
Teluk palu ) dengan konsep acara yang dilaksanakan selama 3 hari setelah
karantina. Malam Pertama yaitu Malam Penampilan Bakat, dimana finalis
mempresentasikan bakat mereka dihadapan dewan juri, Malam kedua yaitu Malam
Pesona Budaya dimana finalis memberikan pemaparan mengenai Potensi Pariwisata,
Visi dan Misi mereka ketika terpilih dan menjawab pertanyaan yang diberikan
oleh dewan juri, serta di Malm terakhir adalah malam penobatan untuk memilih
Randa dan Kabilasa kota palu yang akan menjabat selama setahun.
Tahun 2011 adalah pertama kalinya pemilihan Randa Kabilasa
dilaksanakan secara terbuka dan dirangkaikan dengan Festival Teluk Palu Dengan
Pemenangnya adalah Nabillah Amir dan Fadly Khairin. Tahun 2012 adalah tahun
pertama kalinya pelaksanaan pemilihan Randa Kabilasa yang diikuti oleh lebih
dari 4 kecamatan sekaligus merupakan pemilihan dengan jumlah kontestan terbayak
dalam sejarah pemilihan Randa Kabilasa. Tahun 2013 adalah tahun pertama kalinya
pemilihan Randa kabilasa dimenangkan oleh Satu kecamatan Baru secara
berpasangan yaitu kecamatan Mantikulore dengan Pemenangnya yaitu Bayu Pratama
HS dan Mega Wahyu Putri. Dan tahun 2016 merupakan Tahun pertama pelaksanaan
festival Palu Nomoni yang menggantikan Festival Teluk Palu, dan tahun ini
merupakan pertama kalinya Pemilihan Randa Kabilasa dimenangkan oleh Kontestan
yang berusia dibawah 19 tahun.
Pada artikel selanjutnya akan dibahas mengenai Pemilihan
Randa Kabilasa Kota Palu serta profil setiap Finalis yang terpilih, para
pemenang, Jabatan, Latar belakang, dan Asl kecamatan Finalis.
No comments:
Post a Comment