Salah satu cara yang paling
mudah mendtetiksi munculnya difteri dengan cepat adalah ketika pasian mengalami
demam disertai rasa sakit dan terasa tidak nyaman di bagian tenggorokan.
Tahukah
Anda, hal demikian salah satu pertanda munculnya difteri yang harus anda
waspadai.
Jika terdapat gangguan tenggorokan serta suara
serak yang tidak biasa, sebaiknya anda harus mewaspadai gejala difteri. Ciri-ciri
seperti ini sebaiknya diperhatikan dengan segera.
![]() |
| Ilustrasi (Foto: Onehowto) |
Segeralah melakukan konsultasi dengan dokter,
penyakit difteri mudah diobati. Kalau tidak, Anda mudah mengalami komplikasi
yang berujung pada kematian.
Dokter Spesialis Anak dr Nina Dwi Putri SpA(K)
mengatakan, bila pasien, terutama anak-anak mengeluh sakit tenggorokan dan
demam, sebaiknya bergegas untuk deteksi difteri agar penyakit lebih mudah di diagnose
dan ditangani.
"Jika terjadi gangguan pada tenggorokan
disertai suara serak dan gangguan menelan, segera ke dokter, apalagi disertai
demam tidak tinggi," Lanjut Dokter Nina.
Dokter juga Nina menambahkan, jika ada gejala
seperti itu segera melihat ke cermin. Apakah di tenggorokan terdapat selaput
putih keabu-abuan yang sangat mengganggu. Kalau memang tampak, segera periksa
rumah sakit.
Selanjutnya, kalau ada pembengkakan di leher,
maka berhati-hatilah karena bisa jadi positif gejala difteri. Selaput tersebut
lengket sulit dilepaskan, jadi berbahaya.
Kalau berlanjut bisa menghambat sitem pernapasan
atau tidur mendengkur. Jika pasien ketahuan positif mengidap penyakit ini maka
bisa segera diberi pengobatan sesuai tata laksananya.
"Pasien diberikan obat anti difteri serum
untuk mengikat racun. Lalu pemberian antibiotik dan memonitor apakah terdapat
komplikasi. Setelahnya, dilengkapi vaksinasi," ujarnya.
Perlu diingat bahwa penyakit difteri tidak sama
seperti Mers COV, SARS atau ebola. Karena penularan difteri hanya melalui
percikan air liur saja.
"Difteri bentuk kuman besar tidak bisa
menyebar merata lewat udara. Tapi akan menular jika kontak dekat paling tidak
1,5 meter. Misalny pada saat pasien batuk atau bersin, pasti orang di sekitar
mudah tertular," tutup Dokter Nina.
sumber : Okezone

No comments:
Post a Comment