Palu
Punya apa ? Apa yang bisa kita banggakan dari kota kecil ini ?? dan banyak sekali
pertanyaan yang bergejolak dikelapa para pembaca ketika membuka artikel tentang
Objek Pariwisata yang ada di Kota palu, Sulawesi Tengah.
Nah,
menurut informasi yang saya dapatkan. Kota Palu memiliki beberapa jenis Tempat
Wisata. Objek Pariwisata Kota Palu Sendiri Terbagi atas 8 Jenis Objek
Pariwisata yaitu :
Objek Pariwisata Bahari
Objek
Pariwisata yang mencakup tentang kawasan Laut, Pantai, dan Pesisir yang
terletak disekitaran Teluk Palu. Seperti Pantai
Talise, Pantai Tumbelaka, Pantai Watusampu, Pantai Taman Ria, Pantai Taipa (
Taipa Beach ).
Kalo
sekarang masih banyak orang palu yang belum paham bahkan keliru dengan objek
pariwisata yang ada didaerahnya sendiri. Termasuk ada beberapa orang yang
menyebutkan beberapa pantai seperti Pantai
tanjung Karang yang sebenarnya berada di Donggala dan Pantai Kucing yang berada di Parigi Moutong atau bahkan ada yang
menyebutkan Togean yang berada jauh
di Kabupaten Tojo Una – Una. Sayang sekali.
Objek Pariwisata Buatan
Meliputi
Objek Pariwisata yang dibuat langsung oleh manusia, baik berupa Tugu, Monumen,
Tempat Permandian, Taman dan lain sebagainya. Seperti Gong Perdamaian Nosarara Nosabatutu, Anjungan Pantai Talise ( Yang ada Tulisan Anjungan Nusantara nya ),
Jembatan IV Palu / Jembatan Kuning,
Millenium Waterpark, Taman Kota,
Taman GOR, Lapangan Vatulemo dan lain sebagainya.
Ditahun
2017 saya melihat sudah ada beberapa Tugu atau monumen Baru yang dibuat oleh
pemerintah atau bahkan swasta yang ada di Kota Palu, Seperti Tugu Gerhana Matahari Sebagai Penanda
bahwa dipalu pernah terjadi Gerhana Matahari Total, Prasasti Palu Nomoni sebagai penanda bahwa dipalu pernah diadakan
Festival besar yang terjadi setiap bulan September dan lain sebagainya. Tapi
secara keseluruhan menurut saya belum cukup. Palu butuh banyak objek pariwisata
buatan mengingat Animo masyarakat kota Palu yang sangat besar terhadap
fasilitas yang dibuat oleh pemerintah setempat.
Objek Pariwisata Belanja
Seperti
yang ada dikota lain di Indonesia, palu juga mempunyai bebrapa pusat
perbelanjaan. Tidak terlalu besar memang, tapi setidaknya memudahkan masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan meraka baik primer sekunder maupun tersier. Objek
Pariwisata Belanja yang ada dipalu adalah Mall
Tatura Palu, Palu Grand Mall, dan mungkin yang akan segera dibuat adalah Palu City Square.
Kekurangan
dari Objek Pariwisata yang ada dikota ini adalah Pusat Oleh – oleh. Kalo
dikalimantan saya pernah datang kesalah satu pasar yang hanya menjual oleh –
oleh khas daerah sana, atau mungkin yang sudah kita kenal bersama yaitu jalan
Malioboro yang menjadi pusat Oleh – oleh di Kota Yogyakarta. Sehingga
memudahkan kita mengakses tempat untuk membeli oleh – oleh. Sayangnya dipalu
kita belum punya sehingga harapan saya semoga dalam beberapa Tahun kedepan
Pemerintah bisa membuat Pusat Oleh – oleh yang ada di Kota ini agar mempermudah
Turis untuk mendapatkan akses untuk membeli oleh – oleh untuk dibawa pulang
kedaerah masing – masing.
Objek Pariwisata Kuliner
Setelah
Berbelanja biasanya Laper dongg, Nah kalo di Palu belum afdoll kalo datang
berkunjung tanpa mencicipi Makanan Khas Kota ini. Sebenarnya kalo berbicara
soal suku, kota palu dihuni oleh beragam suku seperti jawa, bugis, arab, cina,
mandar, minangkabau, sunda, bali dan lain sebagainya. Tetapi dalam hal ini definisi
dari makanan khas yang saya maksud adalah makanan yang dihidangkan oleh suku asli setempat, baik
berupa makanan yang hadir pada saat hajatan, pelaksanaan Adat, dan makanan
sehari – hari.
Makanan
Khas yang ada di kota palu antara lain, Uta kelo ( Sayur Kelor ), Uta Bavoa (
Sayur santan dari daun Bavoa ), Talebe ( Nasi Jagung ), Kasubi Daka ( Singkong
Rebus ), Bau Ngau ( Ikan Asin ), Rono Sole, dan Duo Sole. Rono dan Duo adalah
ikan teri dengan jenis yang berbeda. Teri Rono terlihat seperti ikan kecil yang
mempunyai garis panjang disekitar badan yang melintang dari badan sampai ekor.
Sedangkan teri Duo terlihat seperti Ikan yang mirip zebra, yaitu ikan kecil
dengan garis - garis hitam disekitar punggung nya. Dari rasanya juga sangat
berbeda. Rasa teri Rono lebih tawar dan Teri Duo lebih asin. Keseluruhan
makanan tersebut biasanya dihidangkan
sebagai makanan sehari – hari. Sedangkan untuk Acara besar, pelaksanaan adat
dan lainnya. Makanan yang biasa dihidangkan adalah Kaledo, yaitu Sop Kuah yang terbuat dari Kaki Sapi dan Bahan dengan
rasa yang sangat segar, Selain Kalendo masih banyak makanan khas kaili yang
sering dihidangkan pada acara besar seperi Gore – Gore, Kalia, Nasu Rampa,
Saronde, dan Lain sebagainya. Mungkin saya harus membuat satu artikel lagi yang
khusus mengupas tentang makanan khas suku kaili. Hahaha
Berbicara
soal tempat, Anda bisa mendapatkan makanan – makanan ini di Rumah Makan Heni Putri Kaili dan
didaerah Palu Barat, tepatnya di Rumah
Makan Kaili di jalan Tembang, dan Rumah
Makan Kaledo Stereo.
Objek Pariwisata Prasejarah
Tangan
makin pegel ngetik tapi harus diselesaikan untuk yang baca artikel ini.. haha
apasih yang enggak buat anda semuanya. Wkwkwk
Sekarang
kita masuk ke Objek Pariwisata Prasejarah. Bagi anda yang belum tau tentang
Sulawesi Tengah dan suka banget sama sejarah, ada baiknya kamu mengunjugi Museum Sulawesi Tengah dan Sou Raja.
Museum
Sulawesi Tengah adalah satu –satunya Museum yang ada di Kota Palu yang isi nya
terdapat banyak peninggalan sejarah, Koleksi keramik dan Pakaian khas daerah
dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Tengah. Pertama kali masuk ke pintu gerbang
Museum, anda akan disambut oleh Replika Patung Palindo dan Patung prasejarah
lainnya yang dibuat oleh Nenek Moyang Orang Sulawesi Tengah sejak dahulu kala.
Terlihat Seperti Patung yang ada di Pulau Paskah di Samudera Pasifik.
Terakhir kita punya Sou Raja, Souraja adalah Rumah adat Raja Palu Zaman dulu yang masih tegak
berdiri sampai sekarang dan terus dilestarikan oleh Cucu – cucu Raja Palu. Jika
anda masuk kedalam Sou Raja, terdapat beberapa peninggalan Raja dan Putri yang menguasai Kota pPalu pada zaman dahulu dan beberapa bukti peninggalan sejarah lainnya seperti pakaian, perabotan dan foto.
Objek Pariwisata Alam
Objek
Pariwisata selanjutnya adalah objek Pariwisata Alam untuk yang suka mendaki
Gunung dan kegiatan wisata yang berhubungan dengan alam. Kota Palu dihimpit oleh dua Pegunungan yaitu
pegunungan Masomba dan Pegunungan Gawalise. Jadi sangat cocok untuk anda yang
berjiwa petualang untuk berlibur kesini. Jika yang ingin merasakan sensasi yang
sedikit lebih berbeda, Anda bisa mencoba Paralayang yang berada di Kabupaten
Sigi, Tepatnya didaerah Matantimali. Jaraknya sekitar 2 Jam dari Kota Palu.
Objek Pariwisata Religi
Sulawesi
Tengah Pada Zaman dahulu pernah dijadikan sebagai pusat pengembangan Islam di
Indonesia Timur yang dilaksanakan oleh Ulama Besar yang datang dari Yaman
Selatan bernama Habib Idrus Bin Salim Aljufrie atau yang biasa kita kenal
dengan Sis Aljufrie atau Guru Tua.
Guru
Tua Mendirikan Organisasi Alkhairat yang menjadi Organisasi Islam terbesar di
Indonesia Timur dan tersebar dibeberapa daerah seperti Sulawesi Tengah,
Gorontalo, Maluku Utara, Kalimantan Timur. Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Utara dan Papua.
Jika
anda ingin datang berkunjung untuk sekedar berwisata Religi, anda bisa
mengunjungi Kompleks Al Khairat didaerah Palu Barat sekaligus bisa melihat
aktivitas Keorganisasian Al Khairat yang berpusat dikota Palu dan mengunjungi
makam Guru Tua yang terletak dibelakang Masjid Al Khairat.
Selain
Makam Guru Tua anda juga bisa mengunjungi Makam Ulama Penyebar Agama Islam
Lainnya seperti Dato Karama ( Ulama yang menyebarkan Agama Islam dari Sumatera
Barat ), serta Rumah Ibadah yang terkenal di Palu seperti Majid Agung, Masjid
Terapung, Gereja Bala Keselamatan Palu, Gereja Pniel Palu, Pura Agung Wana
Kerta Jagadnatha ( Pura terbesar di Palu ), dan Vihara Karuna Dipa.
Objek Pariwisata Malam
Karena
Suhu Palu yang sedikit lebih Panas dari Kota lainnya di Indonesia, mungkin
beberapa dari Wisatawan yang lebih tertarik untuk berjalan – jalan dimalam
hari. Nah, bagi anda yang suka dengan suasana Malam Kota Palu anda bisa datang
ke Anjungan Pantai Talise, Lapangan vatulemo dan Pantai Talise sambil menikmati
semilir ombak Pantai ditemani Saraba ( Minuman yang terbuat dari campuran susu,
jahe dan gula merah ) dan Pisang Goreng, Pisang Gepe, Stik Kentang dan Stik
pisang. Sangat Luar Biasa Mantap !!
Dan
yang terakhir warkop atau cafe buat yang suka ngopi atau sekedar Nongkrong. Kamu bisa
datang ke Warkop dan cafe yang tersebar dibeberapa tempat dikota palu. Anak muda dikota palu juga biasanya menjadikan cafe sebagai tempat untuk mengabadikan moment bersama teman-teman.
Demikian
artikel tentang Pariwisata yang saya buat. Semoga bisa menambah wawasan anda
tentang Kota Palu dan buat orang palu semoga bisa makin pinter juga mengetahui
tentang daerahnya sendiri biar tidak bengong juga kalo ditanya sama teman –
temannya dari kota lain.
Mantaps tempat wisata nya
ReplyDeleteterimakasih
Delete